Gelar Pelatihan Tanaman Hias Anggrek, Desa Tegalarum Banyuwangi Wujudkan Desa Wisata Seribu Bunga

Gelar Pelatihan Tanaman Hias Anggrek, Desa Tegalarum Banyuwangi Wujudkan Desa Wisata Seribu Bunga

Sindikat Post, Banyuwangi – Enam puluh peserta perwakilan masyarakat Desa Tegalarum mengkuti Pelatihan Budidaya Tanaman Anggrek dan Tanaman Hias yang digelar di Pendopo Balaidesa Tegalarum Kecamatan Sempu Kabupaten Banyuwangi, Minggu (23/12/2018).

Program ini merupakan upaya pengembangan konsep pemanfaatan lahan tidur serta lahan terbatas yang terdapat di linkungan rumah tangga yang dapat dijadikan lahan pembudidayaan tanaman hias. Kepala Desa Tegalarum, Acmad Turmudi dalam sambutannya, berharap kedepannya dapat meningkatkan usaha ekonomi kreatif masyarakat dan mejadikan Desa Sentra Industri Tanaman Hias serta menciptakan Desa Wisata Seribu Bunga.

“Salah satu upaya yang dilakukan di Desa Tegalarum adalah pengembangan budidaya tanaman hias beriklim sedang. Hal ini menyesuaikan dengan iklim yang ada,” lontar Kades Achmad Turmudzi yang diamini Kasi PMK Kecamatan Sempu Ir Hermanto saat pembukaan acara pelatihan.

Dipilihnya tanaman hias ini dikarenakan salah satu program kegiatan Desa Tegalarum sebagai Desa Sentra Industri Tanaman Hias, di sisi lain kondisi geografis Desa Tegalarum sangat mendukung untuk pengembangan tanaman budidaya tersebut.

“Untuk mewujudkan kegiatan dimaksud sekaligus mendukung Desa Tegalarum sebagai Desa Sentra Industri Tanaman Hias, maka urgent digelar sosialisasi dan pelatihan budidaya tanaman Hias ini,” ujar Kades Achmad Turmudzi yang juga mantan anggota DPRD dari PKNU ini.

Hadir sebagai narasumber dalam pelatihan tersebut pakar taman yang juga pelaku budidaya dan pengusaha tanaman hias, Rohendik. Pria yang akrab dipanggil Hendik ini menyampaikan pengetahuan teori terkait kegiatan pertanian tanaman hias dari hulu sampai hilir dan tata cara belajar tentang dinamika kelompok.

Dalam sosialisasi dan pelatihan tanaman hias ini, peserta belajar perbanyakan tanaman hias secara vegetative, objek tanaman yang dipakai pelatihan dalam kegiatan ini berupa Rambusa, Asoka, Mawar, Panca Warna, Sambang Darah, Anggrek Tanah, Rumput Mutiara, Rumput Kucai dan Palem Merah.

“Peserta pelatihan kita ajarkan tentang budidaya tanaman hias secara baik dan benar, mulai dari persiapan budidaya, perawatan dan perbanyakan tanaman hias. Selain belajar secara teori, peserta juga kita ajak praktek perbanyakan tanaman hias secara vegetatif,” ungkap Hendik yang juga pegiat lingkungan ini.

Harapan Hendik, kedepannya diharapkan bakal memunculkan kelompok usaha tanaman hias di Desa Tegalarum.

“Endingnya, akan dapat meningkatkan kesejahteraan bagi pelaku usaha dan mendukung Desa Tegalarum sebagai Desa Sentra Industri Tanaman Hias,” pungkas Hendik lagi. @TDani-SWI

351 kali dilihat, 3 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!