Film Mahapatih Gajahmada “THE GOLDEN EMPIRE OF THE MAJAPAHIT” Akan Jadi Film Termahal Indonesia

Film Mahapatih Gajahmada “THE GOLDEN EMPIRE OF THE MAJAPAHIT” Akan Jadi Film Termahal Indonesia

Sindikat Post, Jakarta – Sira Gajahmada Ambekel ing BHAYANGKARA..!!! Di tangan Gajah Mada, Kesatuan Bhayangkara menjadi kekuatan sipil yang sangat berpengaruh pada zamannya. Sehingga keselamatan para raja dan keluarganya berada mutlak di bawah kewenangan dan tanggungjawab Kesatuan Bhayangkara. 

Kesatuan Bhayangkara sebagai kekuatan sipil telah memberikan kepercayaan yang sangat kuat di hati masyarakat, sebagai pengayom dan pelindung rakyat. Itulah secuplik benang merah film Mahapatih Gajahmada.

Film Gajah Mada berjudul “The Golden Empire Of The Majapahit”yang rencana diproduksi bulan Juli 2019 akan memakan biaya produksi sebesar Rp. 99 Miliar dan bisa menjadi film dengan biaya produksi termahal di Indonesia. Hal itu disampaikan Bang Ferro selaku CEO dari PT. Prabu Nusantara dan sekaligus produser film.

“Ini film klasik kolosal, karena ini bicara tentang abad ke 13 dan 14, yang pasti banyak sekali pemainnya. Sekitar 2000 orang akan ikut bermain dalam film ini. Banyak adegan peperangan  dalam penggarapan film kolosal ini. Kostum, aksesoris dan lain lainnya yang akan dipakai para pemain dibuat seperti aslinya yang akan didesign oleh Mpu Joko Mulyadi sebagai Art Director.” Ungkap  bang Ferro.

“Dan para pemain di film ini juga harus benar benar menjiwai perannya, bermain totalitas sehingga setiap adegan terlihat seperti ada RUH nya yg membuat penonton terpukau larut seakan kembali ke masa jaman kerajaan, begitu juga dengan Adegan peperangan dibuat sampai seseru mungkin. Mungkin lebih seru dari Lord Of The Rings dan yang lainnya,” ujar Bang Ferro.

Lanjut bang Ferro “Tak hanya adegan peperangan ala film Hollywood yang akan ditampilkan di film yang akan mulai diproduksi pada bulan Juli 2019 mendatang. Penonton juga akan dibuat kagum dengan setting Kerajaan Majapahit yang memukau yang dibuat sesuai tampilan mendekati aslinya. Setting lokasi juga tersebar di sejumlah tempat seperti Trowulan, Gunung Bromo, Air Terjun Madakaripura dan China. Kalau proses syuting nanti mungkin menghabiskan waktu sekitar 4 atau 5 bulan. Tapi untuk membangun set-nya, itu butuh proses panjang sekitar 1 tahun.”

Ket : Bang Ferro Dirut PT. Prabu Nusantara dan Produser Film

“Dari semuanya, mulai kostum, para pemain yang berjumlah besar, adegan peperangan, setting bangunan yang dibuat hampir seperti aslinya dan lokasi diberbagai daerah,hal tersebut yang membuat film ini menghabiskan biaya produksi yang besar Rp. 99 Miliar. Sebuah kebanggaan apabila bangsa ini, generasi muda seperti saya bisa mengenang kembali sejarah Kebesaran kejayaan bangsa. #Salam kebangkitan Kebesaran Kejayaan Nusantara#” Pungkas bang Ferro. @red

3,438 kali dilihat, 21 kali dilihat hari ini

5 Comments

  1. Selamat buat bang Ferro. Semoga sukses dan lancar dalam pembuatan Film THE GOLDEN EMPIRE OF THE MAJAPAHIT. Saya selaku penggiat cineas bangga. Semoga Film ini menjadi acuan dibangsa ini dan bisa mengangkat eksistensi bangsa ini dimata dunia. Kebetulan saya dan daeng Hasan Bugislah yg buat Budgetnya di rumah saya beberapa bulan yang lalu. Sukses buah bang Ferro.

  2. Siaaap..ms herman nnti kita kumpul tuk bahas lbih detil prsiapan krn skrg sy msih prosesi dlu mengitkuti sesuai aturan n tatanan leluhur

  3. Mantap.. Ditunggu mas film nya..
    Saya asli dari majapahit. Suatu kebanggaan bila sejarah majapahit dijadikan film seperti ini. Nggk kebayang gimana Seru nya. 👍

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!