Empat Belas Pasangan Muda – Mudi Terciduk di Giat Operasi PEKAT Satpol PP Banyuwangi

Empat Belas Pasangan Muda – Mudi Terciduk di Giat Operasi PEKAT Satpol PP Banyuwangi

Sindikat Post, Banyuwangi – Giat razia operasi Pekat di rumah kost oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Banyuwangi berhasil “menggaruk” empat belas pasangan muda-mudi. Dua belas diantaranya terpaksa di angkut ke Markas Satpol PP lantaran tidak mengantongi KTP, Jumat (21/12/2018) malam.

“Dua belas pasangan itu masih di bawah umur. Mereka kita kasih pembinaan dan sanksi tindak pidana ringan. Nanti disidangkan dan wajib membayar denda kepada negara,” terang Kasatpol PP Banyuwangi, Anacleto da Silva.

Pria yang pernah menjabat Camat Kalipuro menginstruksikan jajaran anggotanya agar intensif melakukan penertiban penghuni rumah kos supaya tidak disalah gunakan peruntukannya. Disisi lain untuk menekan angka kriminalitas menjelang libur Natal dan Tahun Baru 2019.

“Lha ini gak sampai dua jam yang terjaring sudah banyak. Apalagi jika kami kencangkan operasi,” paparnya.

Selain yang Tak ber-KTP, penghuni kos yang terpergok berduaan dengan lawan jenis di kamar, petugas bertindak tegas dengan mengangkutnya ke markas Satpol PP.

“Alasannya hanya main, tapi apa yang diperbuat didalam kamar sebelumnya kan kita tidak tahu. Apalagi pintu dalam posisi terkunci,” beber Anacleto da Silva yang tak lain adalah adik kandung Euricco Gutteres, mantan panglima Merah Putih di Timor Leste.

Giat razia yang dilaksanakan Petugas Penegak Perda ini, menyasar kawasan Jalan Kepiting dan belakang Mall Ramayana. Kawasan ini merupakan langganan penertiban petugas dari Satpol PP maupun Kepolisian.

“Pemilik kos akan kami beri teguran agar setiap penghuni yang menempati kamar menyerahkan kartu identitas diri. Tujuannya agar mudah dalam melakukan pengawasan,” tegasnya. @TDanie-SWI

513 kali dilihat, 15 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!