DPRD CUP 2018 Kerapan Kambing Kab. Sumenep

DPRD CUP 2018 Kerapan Kambing Kab. Sumenep

Sindikat Post. Sumenep – Dalam rangka melestarikan tradisi kerapan kambing di pulau Madura, DPRD Kabupaten Sumenep mengadakan event kejuaraan kerapan kambing se Madura yang di ikuti 96 peserta. memperebutkan tropy bergilir dan enam sepeda motor dilapangkan Baluto Kabupaten Sumenep, Madura Jawa Timur. Minggu (30/12/2018).

Event Kerapan kambing dibuka Ketua DPRD Kab. Sumenep, Herman Dali, Dalam kesempatan itu ia berharap adanya kerapan kambing DPRD CUP yang digagasnya, bisa menjadi sarana silaturahmi dan persahabatan antar sesama komunitas se Madura.

Ket : Herman Dali, Ketua DPRD Kabupaten Sumenep

“Saya berharap dengan terselenggaranya event kerapan kambing DPRD CUP ini, nantinya kita bisa menambah akrabnya tali persahabatan dan forum silaturahmi, semoga acara ini dari awal sampai akhir lomba bisa berjalan lancar tidak ada hambatan,” kata Herman.

Kerapan kambing merupakan tradisi lama sudah ada sejak beberapa tahun yang lalu. Tapi keberadaannya timbul tenggelam karena tidak ada wadah yang menaunginya. Dan pada saat ini tradisi ini lahir lagi begitu semarak dan membuming luar biasa tumbuh berkembang dengan pesat. Sehingga lahirlah wadah paguyuban tingkat kabupaten Sumenep dan Madura yang diketuai Deki Purwanto SH. Yang telah sukses menyelenggarakan tiga event penting. Kapolres Cup, Madura Cup dan DPRD Cup kali ini.

Ket : Deki Purwanto, Ketua Pada Kerapan Kambing

Dalam sambutannya ketua paguyuban Deki Purwanto banyak berharap untuk tahun yang akan datang kerapan kambing resmi diterima pemerintah menjadi tradisi baru yang sangat berdampak ekonomi tinggi bagi masyarakat.

“Saya sangat berharap dari beberapa event penting yang telah terlaksana, mudah mudahan tahun 2019 kerapan kambing bisa jadi agenda kejuaraan yang telah di terima pemerintah seperti kerapan sapi. Karena dampak perekonomiannya luar biasa, harga kambing kacang yamg biasanya Rp.300.000- Rp. 700.000. Sekarang telah melesat sampai ratusan juta,” tuturnya.

“Selain dampak ekonomi yang luar biasa, kerapan kambing menjadi tontonan yang unik dan mengasikkan. Searah dengan harapan para pecinta komunitas kerapan kambing dan seiring digalakkannya visit Sumenep, bisa menarik perhatian para turis manca negara.” Pungkasnya. @ Akh.

402 kali dilihat, 3 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!