East Java Economic (EJAVEC) FORUM 2019 untuk Mendukung Kemajuan Perekonomian Jawa Timur

East Java Economic (EJAVEC) FORUM 2019 untuk Mendukung Kemajuan Perekonomian Jawa Timur

Sindikat Post, Surabaya – Bank Indonesia bersama dengan Fakultas Ekonomi Universitas Airlangga menggelar East Java Economic (EJAVEC) Forum 2019 di Surabaya. Kegiatan yang memasuki tahun keenam ini, mengambil tema “Transformasi Ekonomi Jawa Timur: Menekan Ketimpangan, Meraih Pertumbuhan Berkelanjutan”.

Menurut Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Timur, Difi A Johansyah, EJAVEC Forum merupakan forum strategis untuk mendukung kemajuan perekonomian regional Jawa Timur.

“EJAVEC Forum 2019 mengupas berbagai isu strategis Jawa Timur dalam bentuk presentasi paper. Hal ini juga bertujuan meningkatkan pemahaman dan kesadaran masyarakat, dan seluruh pemangku kepentingan tentang perekonomian Jawa Timur. Sekaligus menggali rekomendasi dan solusi kreatif, untuk mengatasi berbagai kendala yang ada di Jawa Timur,” ujarnya di sela Malam Penghargaan EJAVEC Forum 2019 di kantor Bank Indonesia Jawa Timur, Rabu (27/11/2019) malam.

Lebih lanjut Difi menjelaskan bahwa dalam kegiatan tersebut, pihaknya bersama FE Unair menyusun EJAVEC Jurnal. Hal ini bertujuan memudahkan pemahaman dan menyamakan pengetahuan masyarakat dan pelaku ekonomi, dalam diskusi pembahasan perekonomian Jawa Timur.

“EJAVEC Journal akan menjadi wadah bagi karya-karya ilmiah terapan mahasiswa, akademisi, pelaku ekonomi dan masyarakat umum, yang akan mengupas persoalan perekonomian Jawa Timur. Serta memberikan usulan rekomendatif kepada Pemerintah Daerah dan Bank Indonesia. Hingga saat ini, telah terbit 3 (tiga) volume EJAVEC Journal sebagai publikasi dan rujukan bagi segala kalangan, terhadap isu-isu strategis sosial ekonomi Provinsi Jawa Timur,” tambahnya.

Sementara itu, menurut Wagub Jatim Emil Elestianto Dardak, bahwa peran akademisi, dunia pendidikan dan para pelaku ekonomi menjadi sangat penting, dalam memberikan gambaran arah perekonomian Jawa Timur ke depan sesuai dengan kondisi fundamental perekonomiannya.

“Untuk itu, melalui EJAVEC Forum 2019 ini, kami ingin memperoleh pandangan dan masukan dari para peneliti di Indonesia tentang perekonomian Jawa Timur. Hingga memperkaya khazanah pengetahuan dan sudut pandang. Selain itu, kegiatan ini akan membantu meningkatkan kualitas dunia pendidikan, melalui pendekatan research based. Untuk mengatasi persoalan-persoalan riil yang dihadapi Indonesia dan Jawa Timur,” ujarnya.

Ia berharap melalui tema EJAVEC Forum 2019 ini, dapat mendorong terciptanya strategi pertumbuhan ekonomi yang inklusif. Mengingat cukup tingginya tingkat ketimpangan di Jawa Timur, antara lain pembangunan infrastruktur di wilayah utara dan selatan, serta tingkat kesejahteraan antara daerah perkotaan dan pedesaan.

“Agar hasilnya dapat dinikmati lebih merata oleh seluruh lapisan masyarakat Jawa Timur. Serta meminimalkan disparitas dan kesenjangan ekonomi antar daerah, akibat konektivitas yang masih terbatas,” pungkasnya. @juju

347 kali dilihat, 7 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!