Ditreskrimsus Polda Jatim Ungkap Kasus Hak Cipta

Ditreskrimsus Polda Jatim Ungkap Kasus Hak Cipta

Sindikat Post, Surabaya – Dirreskrimsus Polda Jatim Kombespol Akhmad Yusep, S.I.K gelar ramah tamah dengan stakeholder hak cipta dan pengusaha Karaoke Jawa Timur di gedung Mahameru Mapolda Jatim jalan Ahmad Yani Surabaya. Selasa (22/10/2019).

Tampak hadir dalam giat, Kabidhumas Polda Jatim Kombes Pol F. Barung Mangera, S.I.K, Wadirkrimsus Polda Jatim AKBP Arman Asmara. S, S.H., S.I.K., M.H., Kemenkumham wilayah Jatim Muh. Asrofah, perwakilan dari Kejati Jatim Eric, dan para artis diantaranya, Anang Hermansyah, Trio Macan, Ryan D’masiv, perwakilan LMKN (Lembaga Managemen Kolektif Nasional) Dirjend Kekayaan Hak Intelektual Adrian Adi dan para undangan lainnya.

Sebelum acara ramah tamah dilaksanakan, dilakukan giat konferensi pers oleh Kabidhumas Polda Jatim didampingi oleh Dirkrimsus Polda Jatim dan Wadirkrimsus Polda Jatim serta konferensi pers oleh artis Anang Hermansyah dan Adi Adrian dari LMKN bidang Kolektif dan Royalty.

Dalam jumpa pers, LMKN melaporkan 3 tempat karaoke yang diduga melakukan pelanggaran hak cipta. Dari 3 tempat karaoke yang diproses pidana hanya 1 orang sedangkan lainnya sudah dilakukan perdamaian.

Dikesempatan itu, Dirreskrimsus Polda Jatim Kombes Pol Akhmad Yusep Gunawan mengatakan, Dalam kasus ini tempat karaoke dianggap tidak membayar royalti dan terdapat adanya pelanggaran UU nomor 28 tahun 2015 tntang hak cipta, dan pihak Polda telah memproses laporan LMKN.

Selain hal Cipta pengusaha Karaoke diduga telah melakukan praktik penggandaan lagu yang kemudian dinikmati oleh masyarakat, sehingga dari perbuatan itu pengusahaa karaoke telah memperoleh keuntungan.

Para artis salah satunya Anang Hermansyah mengapresiasi pihak Polda Jatim dan berharap Polda lain bisa melakukan sama halnya Polda Jatim. Karena perbuatan pengusaha karaoke yang melanggar hak cipta itu telah merugikan musisi dan artsi @bertus

543 kali dilihat, 3 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!