Dirut KAI Cek Kesiapan Angkutan Lebaran Tahun 2018

Dirut KAI Cek Kesiapan Angkutan Lebaran Tahun 2018

Sindikat Post, Madiun – Direktur Utama PT KAI (Persero) Edi Sukmoro juga sudah mengecek kesiapan angkutan lebaran 2018 di Daop 7 Madiun. Edi mengatakan di Daop 7 ada beberapa  titik rawan yang harus diwaspadai. “Daop 7 Tadi sudah melaporkan bahwa ada 7 titik rawan, tingkat  kerawanan paling sering banjir dan longsor juga pelemparan batu juga faktor alam tanah amblas,” kata Edi kepada awak Media. Rabu (11/4/2018).

Dari tingkat kerawanan pelemparan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab diwilayah, Daop 7 Madiun  bekejasama dengan pihak Polri dan TNI untuk melakukan sosialisasi, supaya tidak ada lagi peristiwa yang tidak kami inginkan.

Operasi lebaran ini nantinya kata Edi akan dilakukan selama 22 hari terhitung 5 Juni hingga 26 Juni 2018. Sehingga perlu dilakukan pembinaan di setiap Daop sekaligus mengecek kondisi jalur. Lanjut dia, pihaknya juga akan memberikan perhatian khusus pada perlintasan yang tidak dijaga.

Saat lebaran 2018 nanti setidaknya terdapat sekitar 393 perjalan Kereta Api dan diperkirakan akan naik sebesar 4 persen dari lebaran tahun 2017. Edi mengatakan, pengecekan dilakukan baik di jalur lintas utara dan lintas selatan. Dalam pengecekan rombongan direksi PT. KAI menggunakan Kereta inspeksi berjumlah 2 gerbong.

Dalam pengecekan bersama Kepala Daop 7 dan Kapolres Ngawi di jalur kereta api yang kemarin terjadi kecelakan yang mengakibatkan Masinis meninggal dunia sekarang jalur sudah sudah bisa di lalui meskipun pembatasan kecepatan di berlakukan jika lewat jalur kecelakan kemarin, pada intinya jalur sudah normal kembali dan penumpang sudah tidak terlambat lagi.

Di tanya untuk kerugian kecelakan masih dalam proses penghitungan oleh pihak pihak terkait dan juga penyebab terjadinya kecelakaan, intinya supaya kedepanya tidak terjadi lagi. Dan juga akan menghilangkan perlintasan – perlintasan yang membahayakan masyarakat, ungkap Edi Direktur Utama PT KAI @ rik

549 kali dilihat, 6 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!