Bendung Slinga Park Desa Slinga sebagai Destinasi Wisata Menarik

Bendung Slinga Park Desa Slinga sebagai Destinasi Wisata Menarik

Sindikat Post, Purbalingga – Bendung Slinga merupakan infrastruktur jaringan irigasi yang sangat penting untuk mengaliri lahan pertanian di beberapa wilayah di Kabupaten Purbalingga. Selain itu, Bendung Slinga menjadi sarana penting dalam mengurangi dampak banjir yang diakibatkan meluapnya sungai klawing saat musim hujan.

Ari Suseno dari Desa Slinga, Kecamatan Kaligondang memaparkan bahwa Bendung Slinga berada di Desa Slinga, Kecamatan Kaligondang, Purbalingga. Dari Kodim 0702 Purbalingga ke arah utara kurang lebih 4 km. Bersama Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Tunas Harapan Desa Slinga, saat ini bendung slinga mulai berbenah menjadi salah satu destinasi wisata di Kecamatan Kaligondang. Rabu (26/12/2018).

Mengusung konsep Wisata Taman dan Wisata Air dengan nama “Bendung Slinga Park”, Pokdarwis Tunas Harapan mulai melengkapi fasilitas untuk wisata dengan biaya swadaya dari anggota Pokdarwis. Ada tujuh wahana yang ada sekaligus dijadikan tempat selfie di Bendung Slinga Park, yaitu gethek selfie, perahu untuk wisata susur sungai klawing, perahu selfie menjorok ke arah bendung slinga, gazebo untuk tempat bersantai, Gocart untuk permainan anak-anak, Trampolin, Bendung Slinga sebagai wahana edukasi

Saat debit air Sungai Klawing tidak terlalu besar, pengelola Bendung Slinga Park juga melayani paket tubing minimal untuk 10 orang. Mereka sudah memiliki peralatannya berupa ban dan pelampung sebagai pengaman, masing masing sebanyak 20 buah. Untuk menikmati wisata susur Bendung Slinga menggunakan perahu atau gethek cukup membayar 5ribu rupiah per orang. Sedangkan untuk tubing dipatok harga 50-75ribu rupiah per orang tergantung jarak tempuh.

Untuk meningkatan kunjungan wisata, pada peringatan hari-hari besar, Bendung Slinga menggelar lomba dan festival. Pada tahun 2017 Bendung Slinga menggelar lomba dayung, lomba memancing, dan lomba perahu hias. Dewasa ini berbagai kegiatan lainnya juga digelar bersama dengan para pemuda di desa tersebut menyongsong para wisatawan yang makin banyak. Mudah-mudahan dalam waktu dekat sudah di kelola dalam wadah Bumdes di desanya. @red (hs).

1,129 kali dilihat, 3 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!