BBPOM Surabaya Segel Ribuan Produk Krupuk “Zalmon” Kadaluarsa di Gudang Surabaya

BBPOM Surabaya Segel Ribuan Produk Krupuk “Zalmon” Kadaluarsa di Gudang Surabaya

Sindikat Post, Surabaya – Dari informasi yang didapat dilapangan, pada hari Kamis (23/5/2019) Balai Besar Pengawasan Obat dan Minuman (BBPOM) Surabaya mendatangi gudang dijalan Kertajaya Surabaya tempat menyimpan produk makanan berasal dari Negara Thailand berupa kerupuk kulit ikan salmon (Crispy Salmon Skin “Zalmon”).

Menurut nara sumber yang identitasnya dirahasiakan, BBPOM mendatangi gudang dan menyegel produk krupuk kulit ikan Salmon “Zalmon” yang sudah kadaluarsa.

Untuk menindaklanjuti informasi tersebut, awak media Sindikat Post mendatangi BBPOM untuk melakukan klarifikasi dan konfirmasi terkait informasi penyegelan krupuk kulit ikan Salmon yang kadaluarsa itu.

Pada saat di kantor BBPOM Surabaya awak media mencoba menemui kepala BBPOM Surabaya I Made Bagus Gerametta,Apt. Beberapa lama menunggu resepsionis mengatakan bahwa Amanah yang akan menemui awak media untuk mewakili Gerametta. Senin (27/5/2019).

Ketika Amanah dikonfirmasi terkait kabar penyegelan produk kadaluarsa di gudang daerah Kertajaya, ia membenarkan kejadian itu, ia menjelaskan bahwa setiap menjelang hari raya untuk mengontrol makanan dipasaran, BBPOM mendatangi suplaer makanan ataupun importir makanan dari luar negri.

Amanah yang ditemani dua orang staff juga mengatakan dari tempat importir itu petugas BBPOM mendapati kurang lebih 20.000 kemasan krupuk kulit ikan Salmon “Zalmon” yang kadaluarsa. Dan ia juga menjelaskan bahwa pada saat itu produk yang kadaluarsa langsung disegel ditempat, dan pemilik dari produk itu telah menandatangani surat pernyataan untuk tidak membuka segel.

“Ketika petugas mendatangi lokasi produk kadaluarsa, pemilik dari produk mengatakan bahwa produk tersebut akan dimusnahkan, karena produk kadaluarsa tersebut barang retur,” ungkap Amanah. Senin (27/5/2019).

Terkait langkah apa yang akan dilakukan BBPOM tentang produk kadaluarsa itu, Amanah menjelaskan akan koordinasi dengan pimpinan dan menunggu perintah pimpinan.

“Kita koordinasikan dan nunggu perintah pimpinan, produk itu harus dimusnahkan, dan yang musnahkan pemilik produk diawasi petugas BBPOM,” pungkas Amanah

Diwaktu berbeda ketika pemilik produk krupuk kulit ikan Salmon dikonfirmasi melalui pesan whatshapp terkait penyegelan produk kadaluarsa, pemilik menjawab “Hati hati dengan fitnah. Cek kebenarannya.” Selasa (28/5/2019).

Perlu diketahui krupuk kulit ikan Salmon “Zalmon” diproduksi oleh Thai Hajima Trading Co. Ltd dari negara Thailand dan di import oleh PT. Kingfood Makmur Indonesia dari Surabaya dan telah terdaftar resmi di BBPOM Surabaya. @red (bersambung).

1,056 kali dilihat, 3 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!