4 Terdakwa Pemalsu Uang, Dituntut 9 Bulan Penjara

4 Terdakwa Pemalsu Uang, Dituntut 9 Bulan Penjara

Sindikat Post, Surabaya – Sidang perkara pemalsuan mata uang dan uang kertas dengan agenda tuntutan dari Jaksa Penuntut Umum (JPU) Ali Prakosa, SH., dari Kejaksaan Negeri (Kejari) Surabaya, terhadap 4 terdakwa yakni, Muhammad Sukarto, Joko Winarno, Usman, dan Agus Setiawan digelar di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya. Kamis (15/8/2019).

Dalam persidangan, Jaksa Ali Prakosa diwakili Jaksa Pompy membacakan surat tuntutan ke-4 terdakwa. “Menjatuhkan pidana terhadap ke-4 terdakwa berupa pidana penjara masing-masing 9 bulan dikurangi masa tahanan, dan denda masing-masing sebesar Rp.5 juta dan denda jika tidak dapat membayar akan diganti dengan pidana penjara masing-masing 2 bulan,” ungkap Jaksa Pompy.

Setelah mendengar pembacaan tuntutan, ke-4 terdakwa memutuskan untuk melakukan pembelaan (pledoi). Seperti dituturkan salah satu kuasa hukum dari terdakwa Muhammad Sukarto bernama Rachmat Dani, SH., dari Kantor hukum Rachmat Dani, SH., dan Partner’s berkantor di jalan Simo Pomahan Baru Sawah 1/33 Surabaya bahwa dirinya akan mengajukan pledoi kliennya.

“Kita akan ajukan surat pembelaan (pledoi) dipersidangkan berikutnya,” ungkap Rachmat pengacara tenar yang juga menjabat sebagai wakil ketua Badan Pengurus Cabang Persatuan Advokat Indonesia (Peradin) kota Surabaya.

Perlu diketahui, berdasarkan surat dakwaan, ke-4 terdakwa telah melakukan, menyuruh lakukan, atau turut serta melakukan, menyimpan secara fisik dengan cara apapun yang diketahui merupakan Rupiah palsu. Atas perbuatan itu, ke-4 terdakwa dijerat pasal 36 ayat 2 UU RI nomor 7 tahun 2011 tentang mata uang Jo pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP. @red

381 kali dilihat, 12 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!