Teguh Kepala BKKBN Jatim: Kita Berusaha Raih Predikat Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM)

Teguh Kepala BKKBN Jatim: Kita Berusaha Raih  Predikat Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM)

Ket: Drs. Sukaryo Teguh Santoso, M.Pd. (kiri) dan Dedik Sugianto (kanan)

 

Sindikat Post, Surabaya – Kepala Badan Kependudukan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Perwakilan Provinsi Jawa Timur Drs. Sukaryo Teguh Santoso, M.Pd., bertekad akan mengatasi permasalahan kependudukan di Jawa Timur. Hal itu diungkapkan Dirinya ketika bertemu dengan Dedik Sugianto Pimpinan Redaksi (Pimred) Media Online Sindikat Post, dan ketua Organisasi Pers Sindikat Wartawan Indonesia (SWI). Kamis (20/2/2020).

Dalam perbincangan yang hangat, tampak kepala BKKBN Jawa Timur yang baru ini sangat ramah dan mempunyai pengetahuan yang luas terkait kependudukan dan Keluarga Berencana Sejahtera. Dalam kesempatan itu, Teguh, sapaan akrab kepala BKKBN Jatim itu mengatakan, bahwa dirinya akan melanjutkan apa yang sudah diraih BKKBN Jatim, dan mempunyai inovasi baru dalam meningkatkan kinerja BKKBN Jatim.

“Saya akan lanjutkan apa yang sudah diraih BKKBN Jatim. Tahun 2019 BKKBN Jatim berhasil mempercepat reformasi birokrasi dan memperoleh predikat sebagai lembaga Zona Integritas Wilayah Bebas Korupsi (WBK), selain itu kita ada inovasi baru dalam peningkatan kerja BKKBN Jatim,” tutur Teguh diruang kerjanya di kantor BKKBN Perwakilan Provinsi Jatim jalan Airlangga Surabaya.

“Target kedepan, selain WBK yang sudah didapat, BKKBN Jatim harus meraih predikat Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM). Dan untuk mencapai itu tentu pelayanan publik harus ditingkatkan, keterbukaan informasi publik, serta tentu adanya monitorimg dan komitmen yang sudah ada lebih diperkuat,” jelas Teguh.

Selain berusaha meraih WBBM, Dalam kesempatan itu, Teguh mengutarakan langkahnya untuk mengatasi permasalah kependudukan. “Untuk mengatasi permasalahan kependuduk, mulai Indeks Pembangunan Manusia (IPM), Stunting, hingga masalah kependudukan yang lain, BKKBN Jatim mengambil langkah untuk bersinergi dengan BPS, Kemenag, dan instansi lainnya, supaya terjalin koordinasi yang baik dan terbentuknya sistem dalam mengatasi permasalahan kependudukan,” ungkap Teguh.

Dalam kesempatan itu, Dedik mengutarakan kepada Teguh terkait langkah kongkrit mendukung program program BKKBN Jatim salah satunya dengan membentuk Wartawan KB yang bisa bersinergi dengan BKKBN Jatim.

“Tujuan terbentuknya wartawan KB agar program program BKKBN bisa lebih ditingkatkan dalam hal tepat sasaran kepada masyarakat Jawa Timur,” ungkap Dedik.

Dalam pembentukan wartawan KB, Teguh mengapresiasi hal itu, dan meminta untuk secepatnya direalisasikan terbentuknya wartawan KB tersebut. @red

 612 kali dilihat,  3 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!